Sunday, 8 September 2019

Seberkas Pengetahuan di Negeri Mesir

9 comments
sumber:google

"Sejak menonton film Aladdin, aku sangat suka perihal Mesir." 

Kata-kata itu memang selalu menjadi trending, apalagi sejak film itu dijadikan live action dan membuat orang-orang jatuh cinta dengan pemerannya. Tidak hanya itu, latar belakangnya juga diwarnai dengan sentuhan-sentuhan khas rakyat Mesir. Dari mulai budayanya, cara berpakaiannya, cara menarinya dsb. 

Namun tahukah kalian apa ibu kota sekaligus kota terbesar di Mesir ini? Ya. Pastinya sudah tidak asing dengan kota Kairo. Wilayah metropolitan kota ini adalah yang terbesar di Timur Tengah dan dunia Arab, dan yang terbesar ke 15 di dunia, dan dikaitkan dengan Mesir kuno, karena kompleks piramida Giza yang terkenal dan kota kuno Memphis terletak di wilayah geografisnya. 

Sama seperti ibukota Indonesia yakni Jakarta, kota ini juga memiliki jumlah penduduk yang lumayan banyak. Tercatat di bulan Oktober 2018, ada 9,5 juta penduduk yang menempati Kairo. 

Setiap kota besar pasti memiliki sekolah-sekolah favorit yang tentunya diminati tidak hanya penduduk di negaranya saja, melainkan dari warga negara lain. Universitas Al Azhar, salah satu universitas Islam ternama di dunia. Dan pencapaian yang paling menarik adalah bahwa Indonesia merupakan langganan yang cukup banyak tertarik untuk melanjutkan pendidikan di universitas yang bertempat di Kairo ini.

Dan lebih bangganya lagi, sebanyak 201 mahasiswa asal Indonesia yang menempuh pendidikan S-1 di Universitas Al Azhar Mesir meraih penghargaan dari KBRI Cairo. Penghargaan ini diberikan langsung Duta Besar Indonesia untuk Mesir, Helmy Fauzi di Auditorium Markaz Lughah Syech Zayed, Nasr City, Cairo, Minggu (16/9). Selain piagam, para mahasiswa berprestasi ini juga mendapatkan dana insentif. Bagi 16 orang peraih nilai mumtaz (terbaik/cumlaude) diberikan dana 700 pound Mesir. Sedangkan 185 mahasiswa peraih nilai jayyid jiddan (sangat memuaskan) diberi dana insentif 500 pound Mesir.

Semakin penasaran ingin melihat Kairo, bukan? Betapa bangganya kalau sampai kita yang berada di sana dan membawa harum nama Indonesia. Tentunya mereka tidak akan segan untuk bertukar pikiran dengan kita.
Namun tahukah kalian?  Sejarah Kairo dibentuk  merupakan titik pusat revolusi Mesir 2011 untuk melawan rezim Presiden Mesir Hosni Mubarak. 

Ternyata tidak hanya di Indonesia, orang-orang berusaha meruntuhkan rezim tidak pantas, namin di Mesir juga berlaku seperti itu. Bedanya, kekuatan rezim Indonesia terlalu kuat sehingga sangat sulit runtuh, yang akibatnya hanya membuat rakyat luka dan mati sia-sia. 

Sama seperti Kairo saat itu yang setidaknya 846 orang terbunuh dan 6.000 terluka. Pemberontakan tersebut terutama merupakan kampanye Perlawanan sipil tanpa kekerasan, yang menampilkan serangkaian demonstrasi, pawai, tindakan pembangkangan sipil, dan pemogokan buruh. Hingga pada tanggal 11 Februari, setelah beberapa minggu melakukan demonstrasi dan tekanan yang populer, Hosni Mubarak mengundurkan diri dari jabatannya.

Kairo sejak saat itu berdiri kokoh dan dipercaya menjadi ibu kota Mesir dengan tempat yang indah, dan  banyak orang ingin berlomba-lomba ke sana. Bahkan suatu kebanggaan besar jika dapat menempuh pendidikan di sana. Jika memang ingin bersungguh-sungguh pasti akan selalu ada jalannya. Sudah siap ingin ke Kairo? Gimana pendapat kamu tentang Kairo yang sebenarnya?

Jangan lupa share di kolom komentar ya. :)


9 comments:

Terima Kasih telah membaca. Akan sangat dihargai jika diberi kritik dan saran juga hal menarik lainnya yang akan dibahas :)

Labels

Cerpen (37) Wacana (18) Artikel (12) Puisi (8) Drabble (7) Sad Story (7) Review Blog (3) Ulasan (3) Essay (2) Lagi Viral (2) Resensi (2) Review Film (2) Review Series (2) Tips (2) Biografi (1) Quotes (1)