Tuesday, 9 July 2019

Ananta

2 comments


“Have u ever kissed someone?”Seseorang bertanya padanya. Lelaki itu menunggu jawaban dari perempuan berambut pirang itu. Matanya menganga lebar dan hatinya berdegup kencang. Dengan segenap kemampuannya, ia memilih untuk berbohong.

“Notyet,”ucap perempuan itu.

Setelah mereka berjalan di perempatan untuk mengerjakan tugas, laki-laki itu tak hentinya menanyakan kelanjutan cerita dari yang ia ceritakan.

“Yah, aku tahu banyak orang yang bilang enak atau gimana, tapi yah aku tidak berniat melakukannya. Punya pacar saja aku tidak pernah,”ucap Ananta, nama perempuan itu.

“Bagaimana denganmu? Apa kau punya mantan, Mike?”tanya Ananta pada laki-laki bernama Mike itu. Mike mengangguk, kemudian melanjutkan makannya.

“Hanya saja itu tak berjalan lama, dia tidak mengerti keadaanku. Bahkan sekarang hampir lost contact.

Ananta banyak bertanya perihal Mike, begitu pun dengan Mike pada Ananta. Namun, percakapan itu mendadak makin aneh setelah sampai di teras Ananta. Tiba-tiba Mike menanyakan hal yang membuat dia de javu dengan kata-kata itu.

“Ananta? Aku penasaran bagaimana rasanya ciuman, maukah kau mencobanya denganku?” Dan ia hanya terdiam sebentar untuk kemudian langsung tertawa dan menjawab dengan santai.

Bahwa ini bukan pertama kalinya seseorang mengajaknya begitu, teman SMA bahkan orang yang tidak dikenal sekali pun sering menawarkannya. Tapi dia tidak mau, sehingga itu tak menjadi masalah sama sekali.

Namun kali ini berbeda, Mike sepertinya serius dengan ucapannya. Mike bahkan rela menunggunya untuk menyatakan “iya”. Karena bagi Mike, “Jika sudah penasaran aku tidak bisa menghilangkannya.”

Saat itu, ia berusaha dengan tenang menanggapi, takut terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkannya. Tentu ia tidak ingin melakukan itu dengan orang yang tidak ia suka.

“Aku melakukan itu pun bukan berarti suka, cuma ya penasaran aja, tolong bantu aku.”Mike tetap memaksa. Lagi-lagi ia menjawab dengan tenang.

“MIke, aku bahkan tidak pernah berpikir untuk melakukan itu dengan orang yang hanya penasaran. Kau bisa menghubungi mantanmu jika mau melakukan itu, dan selagi pun aku sudah sering menanggapi pertanyaan konyol semacam ini.”Ananta tersenyum sambil mengambil tasnya dan hendak masuk.

“Aku ditolak, yah.” Terdengar helaan napas Mike, tapi ia hanya tertawa sembari melambai menyatakan hati-hati. Kala itu, terbesit di pikirannya bagaimana ia menjaga hati orang yang disukainya. Orang yang benar-benar ingin ia perjuangkan, ia komitmenkan. Bahkan orang yang pernah ia bohongi tapi tetap menerimanya dengan lapang dada.

Ia tidak memiliki pacar. Tapi ia memiliki sebuah teman melebihi pacarnya, seperti adik, ayah, abang, yang bisa melindunginya. Sayangnya, orang itu bahkan tidak ada di sini, orang itu sudah menyakiti hatinya lantaran menolaknya untuk mengantarnya balik. Orang itu, adalah teman dekat dari Mike. Namanya, Rangga.

Namun, tangannya tak mampu menceritakan semua ini pada Rangga, bahkan whatsapp itu sengaja tidak diread agar mereka tidak akan bertemu lagi. Namun hati tidak pernah bohong, apalagi seharusnya ia sadar, hanya Rangga yang mampu menaklukannya.


Continue reading →

Labels

Cerpen (37) Wacana (18) Artikel (12) Puisi (8) Drabble (7) Sad Story (7) Review Blog (3) Ulasan (3) Essay (2) Lagi Viral (2) Resensi (2) Review Film (2) Review Series (2) Tips (2) Biografi (1) Quotes (1)